Umum

INDONESIA BERSATU, COVID HANYA JADI HANTU

INDONESIA BERSATU, COVID HANYA JADI HANTU

Leonita Lestari

14 Oct 2021
 

Secara mengejutkan, Indonesia tercatat telah berhasil menurunkan kasus Covid-19 sebesar 58% hanya dalam waktu dua minggu. Itu adalah catatan luar biasa yang diberikan John Hopkins University Baltimore AS. Dan itu menjadikan Indonesia sebagai one of the best in the world menurut Universitas tersebut.

Bahkan Joe Biden, Presiden AS dimana universitas itu memberi penilaian, secara pribadi telah mengundang Jokowi menjadi satu dari empat pemimpin negara di dunia untuk menghadiri Global Covid-19 Summit.

Jokowi diundang Biden dalam pertemuan itu untuk memberikan masukan bagaimana dunia bisa segera mengatasi pandemi Covid-19 yang telah berlangsung setahun lebih.

Bagaimana mungkin Indonesia yang tak memiliki pabrik vaksin justru mampu melakukan penyuntikan hingga mencapai angka rata-rata 1,3 juta hingga 1,4 juta dosis per hari? 

Itu adalah pertanyaan sekaligus ungkapan kagum dari Menteri Kesehatan Italia pada pertemuan G20 Health Ministers Meeting di Roma, Italia, 5-6 September 2021 yang terkejut atas kabar bahwa Indonesia telah berhasil melakukan 108 juta penyuntikan terhadap 69 juta rakyatnya.

Angka itu sudah menyusul pencapaian Jerman dalam jumlah penduduk yang telah disuntik vaksin COVID-19. 

Atas prestasi itu, negara-negara peserta G20 Health Ministers Meeting pun juga memuji pencapaian penurunan angka kasus COVID-19 hingga berkisar 92 persen dari situasi puncak pada 15 Juli 2021.

Posisi Indonesia sekarang berada di enam besar dunia, baik dari sisi jumlah orang yang disuntik maupun jumlah penyuntikan. Secara berurutan, itu ditempati oleh China, India, AS, Brazil, Jepang dan kemudian Indonesia. Dan Indonesia adalah satu-satunya negara yang tak memiliki pabrik vaksin.

Tentang bagaimana mungkin itu dapat terjadi, kunci utamanya adalah sukses besar pilihan negara atas PPKM Darurat. Di sisi lain, target keras yang diminta Presiden Jokowi pada bawahannya yang harus mampu menyuntikkan vaksin 2 juta dosis per hari pun telah membuat semua pihak bekerja keras. 

Kini, bahkan pihak Kerajaan Inggris pun telah membuat pengumuman bahwa Indonesia adalah 1 dari 37 negara dimana warga negaranya boleh berkunjung ke negeri itu tanpa karantina.

Pemerintah Inggris telah memutuskan untuk mencabut Indonesia dari daftar merahnya mengenai pandemi Covid-19. Peraturan bebas masuk itu mulai berlaku pada 11 Oktober 2021 dengan hanya menunjukkan sertifikat telah divaksin.

Sukses vaksinasi sebagai hasil kerja keras semua pihak telah memulihkan negeri ini. Herd immunity sebagai titik tuju agar pandemi ini berhenti, kini juga telah semakin mendekati akhir. Indonesia sehat adalah kerja keras semua pihak di bawah Presiden Jokowi.


(NitNot-KK)


Ingin ikut menulis? silahkan daftar

Ads