Umum

IDEALISME MENURUT KETUA INOVATOR 4.0

IDEALISME MENURUT KETUA INOVATOR 4.0

Khadavi

28 Jun 2021
 

Jawaban Budiman Sudjatmiko ketika ditanya, apakah dirinya masih mempunyai idealisme seperti ketika Ia menjadi aktivis 98 dan disaat seperti sekarang ketika sudah masuk kedalam dunia politik?

Bagi Budiman, mempertahankan idealisme dengan cara tidak ikut aktif di dalam sistem politik berarti mengizinkan diri bersekutu dengan kejahatan. Budiman Sudjatmiko menambahkan, jika orang jahat itu sangat senang ketika orang-orang idealis berada di luar sistem. Ia mengibaratkan dalam sebuah pertandingan sepakbola.

Blog | Idealisme dalam Bekerja: Penting atau Enggak? | CONTENDR

Yaitu ketika orang memilih bertahan dengan idealisme dengan cara menolak masuk ke dalam sistem politik, artinya dia hanya bermain bertahan dan mengizinkan dirinya untuk diserang lawan yang bermain untuk memenangkan pertandingan.

Baca Juga : Bukit Algoritma Bukan Sekedar Simbolik

Budiman Sudjatmiko menyebut orang yang bangga mempertahankan idealisme tanpa mau mencoba masuk ke dalam sistem politik adalah orang yang membuat pertandingan hidup tidak menarik. Menurut Ketua Inovator 4.0 ini, orang idealis yang tidak berani masuk kedalam ranah politik itu tidak mau mencoba mewujudkan idealismenya dengan membangun peradaban yang lebih baik.

Gambar

Baca Juga : Pintar Saja Tidak Cukup

Bahkan menurut Budiman Sudjatmiko, dalam kondisi tertentu, hal tersebut akan dimanfaatkan orang-orang jahat untuk membangun peradaban tidak baik karena orang-orang idealis tidak mampu berbuat apa-apa.

#BukitAlgoritma @budimandjatmiko

(Khadavi-KK)


source: twitter Remaja Muslim @pencerah__

Ingin ikut menulis? silahkan daftar

Ads